Sukseskan Fornas dan Forprov, Ketum KORMI Banten Harap Pemerintah dan Swasta Dukung Kemajuan Olahraga Berbasis Masyarakat

Redaksi | News
oleh -12 Dilihat

 

SERANG, beritaindonesianet- Ketua KORMI Banten Nuraeni mengungkapkan Rakerprov KORMI tahun 2026 ini menitikberatkan pada persiapan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) dan Festival Olahraga Rekreasi Provinsi (Forprov) di Tangerang akhir tahun mendatang. Karena itu, untuk menyukseskan kedua festival ini, Nuraeni mengharapkan dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah dan swasta, untuk memajukan olahraga masyarakat yang berbasis hobi ini.

“Rakerprov ini menitikberatkan pada persiapan Fornas dan Forprov. Memang di tahun 2026 ini akan dijalankan forprov dalam ajang mempersiapkan diri untuk fornas, istilahnya ingorda-ingorda mana yang sudah mempersiapkan diri untuk berbagai ajang yang akan dilombakan pada forprov nanti yang akan berlangsung di Kota Tangerang,” ujar Nuraeni usai Rapat Kerja Provinsi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Rakerprov KORMI) Provinsi Banten di aula Dinas PUPR Pemerintah Provinsi Banten, Minggu (19/04).

Karena itu, kata Nuraeni, olahraga masyarakat ini harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. “Harapan besar saya olahraga masyarakat ini memang harus mendapatkan banyak dukungan dari semua pihak, bukan hanya saja dari pemerintah provinsi, tapi juga kita berharap ada dukungan dari stakeholder yang lain, seperti pihak swasta, pihak lain juga, untuk bisa mendukung kegiatan olahraga masyarakat.”

Nuraeni menjelaskan jika olahraga masyarakat berbeda dengan olahraga prestasi. “Kegiatan ini kan olahraga masyarakat bukan olahraga prestasi, olahraga yang dimulai dari hobi, terus juga kesukaan, fashion.”

Menurut Nuraeni, olahraga berbasis hobi sebenarnya sudah banyak dilakukan masyarakat. Namun, selama ini berjalan sendiri-sendiri dan tidak ada yang mewadahi. “Karena itu, KORMI membuka diri untuk mewadahi berhimpunnya, para penggiat dan para pemerhati atau kepedulian terhadap olahraga masyarakat ini, melalui induk olahraga masyarakat se-Provinsi Banten,” katanya.

Saat ini, KORMI Banten juga berperan sebagai wadah bagi penggiat olahraga masyarakat yang memiliki kesadaran akan hidup sehat dan pegiat olahraga tradisional. “KORMI juga berfokus pada olahraga kesehatan, kebugaran, dan tradisional, seperti senam jantung, senam pernapasan, osteoporosis, semua sudah berjalan baik dengan pemerintahan maupun swasta. Sementara olahraga tradisional dan budaya seperti pencak silat dan barongsai, itu harus diangkat lagi,” kata Nuraeni.

Saat ini, kata Nuraeni, antusiasme masyarakat terhadap olahraga terus meningkat. Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah organisasi yang terdaftar di KORMI. “saya melihat sih signifikan antusiasmenya ini bisa dilihat dari semakin banyaknya organ yang bergabung di KORMI, yang awalnya kita cuma punya tujuh belas sampai dua puluh inorga (red induk organisasi olahraga), sekarang sudah menggeliat, sudah lima puluh terdaftar di KORMI Banten.”

Karena itu, Nuraeni berharap pihaknya bisa terus mensosialisasikan KORMI secara luas ke masyarakat. “Yang menjadi tantangan kami saat ini adalah bagaimana meningkatkan branding dan penggunaan media sosial untuk menarik perhatian lebih banyak pihak,” harapnya.

Sementara Sekretaris Umum KORMI Nasional  Kemalsyah Nasution berharap agar para pengurus KORMI daerah untuk bisa aktif dan mandiri. KORMI juga bertugas untuk membantu inorga yang ada dan membangun sistem di masyarakat.

Kemalsyah juga mengaku ke depan pihaknya akan memberikan penghargaan kepada KORMI daerah yang aktif. “Nanti akan diberi penghargaan KORMI Award bagi kabupaten kota, ini untuk memicu kegiatan, dan tentu dilakukan dibawah koordinasi  KORMI Provinsi masing-masing.”(hen)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.