Akselerasi Infrastruktur: Langkah Strategis DBMSDA Kabupaten Tangerang Menjaga Konektivitas dan Keselamatan Publik

Redaksi | Aktual | Daerah
oleh -42 Dilihat

 

 

​TANGERANG, beritaindonesianet– Kecepatan dan ketepatan dalam menangani infrastruktur kini menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan daerah. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang menyadari sepenuhnya bahwa mobilitas masyarakat adalah denyut nadi utama ekonomi. Lewat serangkaian program preservasi jalan yang masif, instansi ini menegaskan komitmennya untuk menghadirkan jalan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh warga.

​Program pemeliharaan ini bukan sekadar rutinitas administratif. Di bawah kepemimpinan yang progresif, DBMSDA melakukan transformasi pelayanan dengan mengadopsi pola kerja responsif. Setiap laporan masyarakat dipandang sebagai amanah yang harus segera ditindaklanjuti. Dengan sinergi yang kuat antara pemantauan tim teknis di lapangan dan kanal pengaduan publik, pemetaan titik kerusakan kini dilakukan secara presisi dan cepat.

​Menjamin Keselamatan Lewat Penanganan Cepat

​Salah satu strategi unggulan yang diterapkan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Jalan dan Jembatan adalah metode tambal sulam aspal hotmix. Metode ini dipilih karena efektivitasnya dalam penanganan darurat, mampu meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas akibat lubang jalan, serta mengembalikan fungsi jalan dalam waktu singkat.

​Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansyah E, S.Sos, S.T, M.Si, menekankan bahwa setiap perbaikan yang dilakukan memiliki dampak domino yang positif bagi daerah.

​”Kami menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas tertinggi. Setiap jengkal jalan yang kami perbaiki adalah upaya untuk memastikan roda ekonomi masyarakat terus berputar tanpa hambatan. Infrastruktur yang hebat adalah hasil kolaborasi antara kepedulian warga dan kecepatan respons kami,” ujar H. Iwan Firmansyah.

​Capaian Preservasi di Berbagai Wilayah

​Transformasi ini telah dirasakan di berbagai wilayah kerja UPTD. Mulai dari wilayah kerja UPTD JJ 1 hingga JJ 8, pemerataan kualitas jalan terus digenjot. Ruas-ruas strategis seperti jalan yang menghubungkan Legok-Karawaci, Kelapa Dua-Gading, hingga kawasan penyangga industri dan pariwisata di Teluknaga, Tanjung Pasir, dan Dadap, telah mendapatkan penanganan intensif.

​Keberhasilan ini membuktikan bahwa DBMSDA tidak hanya fokus pada pusat kota, tetapi juga menyentuh aksesibilitas di pelosok wilayah seperti Rajeg, Cikuya, hingga Tigaraksa. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah kabupaten untuk menghadirkan aksesibilitas yang merata guna menopang pertumbuhan ekonomi lokal.

​DBMSDA Kabupaten Tangerang terus mengajak masyarakat untuk berperan aktif. Kehebatan infrastruktur daerah tidak hanya lahir dari kerja keras birokrasi, namun juga dari partisipasi warga yang peduli. Slogan “Jangan Ragu, Lapor Kami!” bukan sekadar kata-kata, melainkan janji pelayanan publik yang terbuka dan akuntabel.

​Melalui keterbukaan informasi dan kecepatan respons, Kabupaten Tangerang optimis dapat terus memimpin dalam penyediaan infrastruktur yang menunjang kesejahteraan publik. Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau laporan terkait jalan dan jembatan, dapat menghubungi kanal resmi melalui situs dbmsda.tangerangkab.go.id atau media sosial resmi @dbmsda.kabtangerang. (adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.